Sunday, 5 May 2019

Tips Belajar dibulan Puasa Bagi Anak Usia SD

Salam Pendidikan, 

Memasuki bulan Ramadhan, umat Islam mulai menjalankan ibadah puasa. Selama bulan puasa, tentu banyak dari kita yang merasakan beberapa perubahan dalam aktivitas kita sehari-hari, mulai dari waktu tidur, bangun, ibadah, sahur, dan sebagainya. Bagi sebagian orang, perubahan yang terjadi seringkali berakibat tidak optimalnya kinerja tubuh dalam beraktivitas. Semua itu karena kita kurang mempersiapkan diri dan tidak mampu beradaptasi dengan baik dengan perubahan yang ada.
Tips Belajar dibulan Puasa Bagi Anak Usia SD
Tips Belajar dibulan Puasa Bagi Anak Usia SD

Bagaimana dengan belajar? Belajar adalah kebutuhan siswa yang harus dilakukan, aktivitas belajar akan terpengaruh apabila kita tidak beradaptasi. Tidak mau kan, selama kita beribadah, kita malah merasa kegiatan belajar kita terganggu? Untuk teman-teman yang ingin tetap belajar dengan optimal, simak beberapa  tips yang bisa dijadikan referensi bagi anak usia SD adalah sebagai berikut:

1. Sahur bergizi

Makanlah makanan yang bergizi lengkap saat sahur, jangan makan untuk kenyang. Makanan dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi, atau bubur kacang hijau, ditemani protein dari ayam, tempe, dan tahu, serta serat dari sayuran dan buah-buahan, jadi pilihan bagus. 

Minum air putih juga wajib, malah sebaiknya dilakukan sepanjang malam. Selain itu, lebih baik makan sahur dengan makanan baru, bukan dengan makanan sisa buka puasa hari sebelumnya, karena kandungan gizinya sudah berkurang.

2. Belajar setelah sahur

Tidur setelah sahur justru lebih banyak membuat kita merasa lemas pada saat bangun. Hal ini diakibatkan oleh kemungkinan siklus tidur yang kita lalui tidak optimal, sehingga lebih baik memaksimalkan tidur di malam hari, dan melakukan aktivitas ringan setelah sahur. Selain mengaji tentunya, waktu ini bisa kita gunakan untuk belajar.

3. Tidur siang

Manfaatkan waktu di siang hari untuk beristirahat dengan tidur siang apabila ada kesempatan. Tidur siang sebentar membantu kita dalam mengistirahatkan tubuh, serta melakukan aktivasi otak dalam mengolah dan mengoneksikan informasi-informasi yang kita dapat selama beraktivitas di pagi harinya.

4. Belajar di sore hari

Kalau sekolah tidak libur, review materi pelajaran baik dilakukan di sore hari. Kalau sekolah libur, sore hari bisa kita manfaatkan untuk belajar suatu hal yang baru, yang tidak ada di sekolah, misalnya membaca berita, buku biografi dan pengembangan diri, atau buku humor yang memiliki konten yang baik untuk menambah wawasan. Ngabuburit akan menjadi sangat bermanfaat.

5. Tidur cukup di malam hari

Di bulan puasa, akan ada lebih banyak kegiatan yang membuat kita tidur lebih larut dari biasaya. Buka puasa bersama, program Ramadhan di televisi, atau bahkan sekedar nongkrong bersama teman-teman atau keluarga. 

Kita harus tahu, kapan sebaiknya kita tidur larut, dan kapan sebaiknya kita beristirahat, sesuai keadaan fisik, emosi, dan aktivitas yang akan dilakukan keesokan harinya.

6. Belajar online

Beberapa aktivitas belajar mengharuskan kita untuk keluar dari rumah: ke sekolah, ke tempat les, ke rumah teman, dan lain-lain. Dengan belajar online, kita bisa belajar dari rumah, dari berbagai sumber pula. Kamu juga bisa belajar jauh lebih banyak hal daripada yang bisa dipelajari pada pertemuan tatap muka di sekolah. Materi-materi unik yang bahkan belum ada pengajarnya di Indonesia pun bisa ditemukan.

7. Belajar agama

Nuansa bulan suci Ramadhan adalah waktu yang tepat mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Hal ini membuat kita lebih tersugesti untuk lebih banyak melakukan kebaikan dan ibadah. 

Perbanyak kegiatan untuk belajar ilmu agama. Berbagai pengajian, acara televisi, ceramah tarawih dan subuh, yang hanya ada di bulan puasa, harus kita ikuti dan resapi, untuk membentuk diri yang lebih baik, dan agar terbiasa pula setelah Ramadhan nanti.

8. Aktivitas fisik ringan

Selama berpuasa, alangkah baiknya jika kita tetap melakukan beberapa aktivitas fisik untuk menjaga kesegaran otak kita dalam belajar. Aktivitasnya tidak harus berat, namun senam kecil, jalan kaki, bersepeda, dan aktivitas fisik ringan lainnya bisa kita lakukan agar tubuh kita tetap prima, bahkan saat berpuasa. Aktivitas fisik ringan insya Allah tidak akan membuat puasa kita batal, kok.

9. Buat perasaan Bahagia

Dalam berpuasa, jangan sampai kita menyalahkan puasa karena menghambat aktivitas belajar kita ya. Jangan lupa, kalau mau belajar tapi kamu nggak mau lelah bisa bergabung di Rumah belajar!

Mengapa rumah belajar. Rumah belajar adalah sebuah situs yang dapat dijadikan rujukan bagi anak-anak untuk beljar secara online. Keunggulannya fiturnya menarik, lengkap,dan yang tidak kalah penting tidak dipungut biaya alias gratis.

Demikian artikel saya tentang tips belajar di bulan puasa untuk anak usia sekolah dasar semoga bermanfaat bagi kita semua. Silakan berikan komentar di bawah ini ya

4 comments:

Dwi Ati said...

Makasih tips2nya pak...
Mau tak praktekin ke anakku 😊

AQUATIC Fishing ART said...

artikelnya menarik kawan,..
www.essenaquatic.com

RINTO KUSMIRAN said...

Terima kasih sobat

Alfian Noor Arnaim said...

Hasyek...